DUMAI (OB) — Aktivitas memancing yang biasa dilakukan warga berubah menjadi tragedi memilukan. Dwi Suhendro, warga Sungai Sembilan, Kota Dumai, meregang nyawa setelah diterkam buaya di perairan Kuala, Desa Teluk Dalam, Kelurahan Batu Teritip, pada Jumat (19/12/2025).
Sejak korban dinyatakan hilang, keluarga dan warga diliputi kecemasan. Pencarian dilakukan tanpa henti sejak malam hari, menyisir sungai dan muara dengan harapan korban masih dapat ditemukan dalam keadaan selamat.
Harapan itu pupus pada Sabtu sore (20/12/2025) sekitar pukul 17.00 WIB. Tubuh Dwi Suhendro ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa.
“Sejak malam kami mencari. Kami berharap dia masih hidup, tapi Allah berkehendak lain,” ujar Anto, paman korban, dengan suara bergetar.
Kejadian ini menambah panjang daftar korban konflik buaya dan manusia di wilayah Sungai Sembilan. Warga mengaku resah dan hidup dalam ketakutan setiap kali beraktivitas di sungai.
Melalui keluarga korban, masyarakat meminta Pemerintah Kota Dumai dan instansi terkait untuk segera turun tangan dan mengambil langkah nyata agar tragedi serupa tidak kembali terulang.
Saat berita ini diturunkan, jenazah korban telah diberangkatkan ke Sumatera Utara untuk dimakamkan oleh pihak keluarga.(JUNAIDI)