Pengungsi Rohingya Gelar Aksi di Pekanbaru Tuntut Kehidupan Lebih Layak

Jumat, 23 Januari 2026 | 00:14:12 WIB

PEKANBARU (OB) — Ratusan pengungsi Rohingya menggelar aksi unjuk rasa di Kota Pekanbaru, Riau, Senin (19/01/2026). Mereka mendatangi kantor International Organization for Migration (IOM) membawa spanduk dan poster berisi tuntutan peningkatan bantuan biaya hidup, akses kesehatan, pendidikan anak, serta tempat tinggal yang layak.

Aksi ini diikuti oleh pria, wanita, hingga anak-anak Rohingya yang telah menetap selama beberapa tahun terakhir di Pekanbaru. Mereka menilai fasilitas serta bantuan tunai bulanan yang diterima saat ini tidak lagi mencukupi untuk memenuhi kebutuhan dasar sehari-hari.

Bantuan Dinilai Menurun dan Tak Penuhi Kebutuhan Dasar

Para pengungsi mengeluhkan bahwa dana tunai bulanan yang diterima tidak cukup untuk menutupi biaya sewa tempat tinggal, kebutuhan obat-obatan, hingga pangan. Situasi dianggap semakin berat karena adanya pengurangan bantuan beberapa bulan terakhir.

Salah seorang pengungsi, Nuramin, menyampaikan bahwa hidup mereka semakin sulit akibat penurunan bantuan tersebut.

“Bantuan yang kami terima semakin sedikit. Kami kesulitan memenuhi kebutuhan dasar, termasuk sewa rumah dan makanan,” ujarnya.

Harapan Pengungsi untuk Perhatian Serius

Dalam aksi tersebut, para pengungsi berharap lembaga internasional, pemerintah, dan pihak berwenang lainnya dapat memberikan perhatian lebih serius terhadap kondisi mereka. Mereka meminta adanya kebijakan yang lebih manusiawi dan bantuan yang memadai agar kehidupan sehari-hari dapat berjalan dengan layak.

Kini, para pengungsi menunggu respons resmi dari IOM maupun pihak pemerintah terkait atas tuntutan yang mereka sampaikan dalam aksi damai tersebut. (Riko) 

Terkini