DUMAI(OB) –Rabu(1/4/2026) Aktivitas masyarakat di Kelurahan Tanjung Penyembal, Kecamatan Sungai Sembilan, Kota Dumai, terganggu akibat kemacetan yang diduga disebabkan mobil-mobil besar pengangkut Crude Palm Oil (CPO) milik PT Agro Murni. Kemacetan kerap terjadi terutama pada waktu sibuk, sehingga membuat warga—yang mayoritas adalah petani—terlambat menuju kebun mereka.
Pantauan awak media di lapangan terlihat deretan truk pengangkut CPO memenuhi bahu jalan dan sebagian badan jalan. Kondisi ini memicu kepadatan lalu lintas karena akses yang sempit serta minimnya ruang parkir di sekitar area pabrik.
Sejumlah warga menyampaikan keluhannya. Mereka mengaku kesulitan melintas dan memperkirakan waktu perjalanan menjadi lebih lama dari biasanya.
“Susah kali lewat Kami petani mau ke kebun jadi terlambat. Truk-truk itu parkir sembarangan,” ujar Tono, seorang warga yang ditemui di lokasi.
Selain faktor lahan parkir pabrik yang dinilai tidak memadai, kemacetan juga diduga dipicu oleh sikap sejumlah sopir yang tidak disiplin dalam menata kendaraan saat antrean masuk ke area perusahaan.
Warga berharap pihak perusahaan dapat segera mengambil langkah perbaikan dengan menyediakan area parkir yang lebih layak dan mengatur arus kendaraan secara lebih tertib. Mereka juga mendorong pemerintah setempat untuk turun tangan agar persoalan ini mendapat solusi yang jelas.
“Kami cuma ingin jalan ini lancar kembali. Jangan sampai aktivitas masyarakat terganggu terus,” tambah warga lainnya.
Hingga berita ini diturunkan, perwakilan PT Agro Murni belum memberikan keterangan resmi terkait keluhan masyarakat tersebut.(Riko)