Paisal Ngamuk di Depan Massa TKBM: KSOP ke Jakarta, Saya Dikangkangi!

Selasa, 02 Juni 2026 | 16:23:10 WIB

DUMAI(OB) - Aksi ratusan pekerja Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) di Simpang TPI, Jalan Cut Nyak Dien, Kecamatan Dumai Barat, Selasa (2/6/2026), diwarnai luapan kekecewaan Wali Kota Dumai, Paisal. Di hadapan massa, Paisal secara terbuka menyemprot Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Dumai yang tidak hadir dalam agenda dialog yang telah disepakati sebelumnya.


Aksi tersebut diikuti ratusan buruh bongkar muat, koperasi TKBM eksisting, serta Aliansi Advokasi Koperasi Jasa TKBM Riau. Mereka memprotes surat edaran baru KSOP terkait operasional pelabuhan yang dinilai merugikan pekerja dan koperasi lokal.


Saat memberikan sambutan, Paisal mengaku kecewa karena pihak KSOP yang sebelumnya dijadwalkan hadir justru tidak muncul di lokasi aksi.


"Saya atas nama Wali Kota Dumai merasa kecewa. Kenapa saya dikangkangi oleh KSOP hari ini? Kita sudah sepakat mereka hadir hari ini, tapi mendadak pagi-pagi ke Jakarta. Ada apa?" kata Paisal disambut sorakan dan tepuk tangan massa.Paisal mengatakan dirinya telah berupaya menghubungi pihak KSOP hingga tiga kali. Namun, panggilan maupun pesan yang dikirim tidak mendapat tanggapan. 


Menurutnya, persoalan yang berkembang tidak hanya menyangkut pekerja pelabuhan, tetapi juga menyangkut kepentingan masyarakat dan stabilitas daerah. Karena itu, ia menilai komunikasi antara pemerintah daerah dan instansi terkait seharusnya tetap terjalin dengan baik.


Tak berhenti di situ, Paisal juga melontarkan ultimatum kepada KSOP. Ia menegaskan akan mengambil langkah bersama DPRD apabila pihak KSOP kembali tidak menghadiri forum resmi yang akan digelar berikutnya.


"Kalau dalam pemanggilan resmi berikutnya Kepala KSOP tidak hadir, maka Pemerintah Kota Dumai bersama DPRD akan membatalkan surat edaran tersebut," tegasnya.


Aksi berlangsung aman dan tertib dengan pengawalan aparat kepolisian serta dihadiri unsur Forkopimda. Massa berharap polemik yang berkembang dapat segera diselesaikan melalui dialog yang melibatkan seluruh pihak terkait.(Riko) 
 

Terkini