Dua Kelompok Tani Diperkuat, Petani Senepis Berharap Pendampingan dan Program Pertanian Semakin Mudah Diakses

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 17:24:41 WIB

DUMAI(OB) — Kamis(27/8/2026) Penguatan kelembagaan petani terus dilakukan di wilayah Senepis, Kelurahan Batu Teritip, Kecamatan Sungai Sembilan, Kota Dumai. Kelompok Tani (Poktan) Senepis Sumber Tani kini telah menyelesaikan proses pembentukan, memperoleh beberapa Surat Keputusan (SK), serta tercatat dalam Sistem Informasi Penyuluhan Pertanian (SIMLUH) Kementerian Pertanian.

Sementara itu, proses penguatan kelembagaan petani juga berlanjut dengan pembentukan dan verifikasi Poktan Sepakat Jaya Senepis sebagai kelompok tani baru di wilayah Senepis.

Langkah tersebut diharapkan semakin memperkuat posisi petani dalam mendapatkan pembinaan, pendampingan serta akses terhadap berbagai program pertanian pemerintah.

Senepis Sumber Tani dan Senepis Makmur Resmi Terbentuk

Pembentukan Poktan Senepis Sumber Tani dan Senefis Makmur sebelumnya dilakukan melalui musyawarah warga pada Kamis, 27 Februari 2026, di kediaman Tumiran, Kampung Tengah Senepis, RT 007, Kelurahan Batu Teritip.

Musyawarah dihadiri 40 warga bersama Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) dan tokoh masyarakat. Dalam pertemuan tersebut disepakati pembentukan kelompok sekaligus struktur kepengurusan.

Zainal Arifin dipercaya sebagai Ketua, Winardi sebagai Wakil Ketua, Samsul Bahri sebagai Sekretaris dan Supriadi sebagai Bendahara.

Masa kepengurusan ditetapkan selama lima tahun, terhitung mulai 1 Maret 2026 hingga 1 Maret 2031.

Setelah melalui proses administrasi, Poktan Senepis Sumber Tani dan Senefis Makmur kini telah mendapatkan SK dan tercatat di SIMLUH Kementerian Pertanian.

Zainal: Bukan Sekadar Nama dan Administrasi

Ketua Poktan Senepis Sumber Tani, Zainal Arifin, berharap legalitas yang telah diperoleh menjadi awal bagi kelompoknya untuk semakin aktif dan kompak dalam mengembangkan sektor pertanian.

“Kami berharap Poktan Senepis Sumber Tani bukan hanya sebatas nama dan administrasi, tetapi benar-benar menjadi wadah perjuangan bersama para petani. Kami ingin anggota semakin kompak, produktif dan bisa meningkatkan kesejahteraan keluarga melalui usaha pertanian,” ujar Zainal.

Ia juga berharap adanya pendampingan berkelanjutan dari BPP dan PPL serta dukungan pemerintah melalui program, pelatihan, sarana produksi maupun pengembangan usaha tani.

“Kami siap bekerja sama dengan pemerintah dan PPL. Mudah-mudahan ke depan ada program dan pembinaan yang bisa membantu petani meningkatkan hasil produksi serta membuka peluang usaha yang lebih baik,” katanya.

Sepakat Jaya Senepis Dibentuk dan Diverifikasi

Di sisi lain, Poktan Sepakat Jaya Senepis mulai memasuki tahapan pembentukan dan verifikasi sebagai kelompok tani baru.

Verifikasi dilakukan untuk memastikan keberadaan kelompok, data anggota, kepengurusan serta kelengkapan administrasi sebelum kelompok ditetapkan sesuai ketentuan kelembagaan pertanian.

Ketua Poktan Sepakat Jaya Senepis Kipli Sihombing,berharap keberadaan kelompok baru tersebut dapat menjadi wadah bagi masyarakat untuk saling bekerja sama, bertukar pengalaman dan mengembangkan potensi pertanian.

“Harapan kami, Sepakat Jaya Senepis bisa menjadi wadah yang benar-benar bermanfaat bagi anggota. Kami ingin petani saling mendukung, bekerja sama dan bersama-sama meningkatkan hasil pertanian,” ujarnya 

Ia juga berharap pendampingan dari BPP dan PPL terus diberikan sehingga anggota kelompok dapat memperoleh akses informasi, pelatihan, teknologi pertanian dan berbagai program pemberdayaan.

“Kami masih dalam tahap awal. Karena itu, kami sangat berharap arahan dan pendampingan dari BPP maupun PPL. Mudah-mudahan ke depan Sepakat Jaya Senepis bisa berkembang dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Senepis,” tambahnya.

Kepala BPP: Kelompok Harus Aktif

Kepala BPP Kecamatan Sungai Sembilan, Syaframbuan Syah, S.P., menyambut baik terbentuknya Poktan Senepis Sumber Tani dan proses pembentukan serta verifikasi Poktan Sepakat Jaya Senepis.

Ia berharap keberadaan kelompok tani tidak berhenti pada pemenuhan administrasi, tetapi benar-benar aktif menjalankan kegiatan pertanian.

“Kami menyambut baik terbentuknya kelompok tani di wilayah Senepis. Harapannya kelompok ini bisa aktif, kompak dan benar-benar menjalankan kegiatan pertanian. Dengan kelembagaan yang jelas, pembinaan dan pendampingan kepada petani juga akan lebih mudah dilakukan,” ujarnya.

Menurutnya, kekompakan pengurus dan anggota menjadi kunci agar kelompok tani dapat berkembang dan memberikan manfaat nyata.

PPL Batu Teritip Siap Dampingi

Sementara itu, PPL Batu Teritip Andi Romiko, S.P., mengatakan terbentuknya Poktan Senepis Sumber Tani serta proses verifikasi Poktan Sepakat Jaya Senepis merupakan langkah positif dalam memperkuat kelembagaan petani.

Ia berharap kedua kelompok tersebut dapat menjadi ruang bagi petani untuk meningkatkan pengetahuan, berbagi pengalaman dan mengembangkan usaha pertanian secara bersama-sama.

“Kami berharap kelompok tani yang sudah terbentuk dapat aktif dan konsisten dalam menjalankan kegiatan. PPL siap mendampingi dan memberikan penyuluhan sesuai kebutuhan petani, sehingga keberadaan kelompok ini benar-benar berdampak terhadap peningkatan produksi dan kesejahteraan anggota,” ujar Andi.

Menurutnya, pencatatan Poktan Senepis Sumber Tani dan Senefis Makmur dalam SIMLUH Kementerian Pertanian menjadi salah satu tahapan penting dalam memperkuat kelembagaan petani.

Sementara proses pembentukan dan verifikasi Poktan Sepakat Jaya dan Senefis Makmur diharapkan berjalan baik sehingga nantinya memiliki kelembagaan yang jelas dan dapat mengikuti pembinaan pertanian secara berkelanjutan.

Dari Senepis untuk Kemandirian Petani

Dengan rampungnya pembentukan dan legalitas Poktan Senepis Sumber Tani dan Senefis Makmur, serta dimulainya proses pembentukan dan verifikasi Poktan Sepakat Jaya Senepis, geliat kelembagaan petani di wilayah Senepis semakin berkembang.

Para petani berharap kehadiran kedua kelompok tersebut dapat menjadi motor penggerak pertanian, meningkatkan produktivitas, memperkuat ketahanan pangan sekaligus membuka peluang peningkatan ekonomi masyarakat.

Dari Senepis, petani membangun kekuatan bersama: terorganisir, didampingi, dan siap berkembang menuju pertanian yang lebih mandiri dan sejahtera.(Hadi) 

Terkini