DUMAI(OB) – Sebanyak 794 pesilat dari berbagai daerah di Provinsi Riau ambil bagian dalam Kejuaraan Pencak Silat Dumai Championship 2 Tahun 2026 yang digelar Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Dumai.
Kejuaraan yang memperebutkan Piala Kadispora Riau tersebut berlangsung selama tiga hari, mulai 10 hingga 12 September 2026, bertempat di Politeknik Kelautan dan Perikanan Dumai.
Ratusan peserta datang dari sejumlah daerah di Riau, di antaranya Kota Dumai, Bengkalis, Rupat, Duri, Pelalawan, Rokan Hilir (Rohil), hingga Pekanbaru.
Tingginya jumlah peserta menunjukkan antusiasme masyarakat dan generasi muda terhadap olahraga pencak silat sekaligus menjadi momentum penting dalam pembinaan atlet-atlet muda di Provinsi Riau.
Acara pembukaan kejuaraan turut dihadiri Wali Kota Dumai yang diwakili Staf Ahli Bidang Hukum dan Politik, Hermanto Usman, S.Sos., M.Si., Ketua KONI Kota Dumai Abdul Kadir Jailani, S.H., Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Diskopar) Kota Dumai yang diwakili Kabid Olahraga Oni Sastrawan, serta Direktur Politeknik Kelautan dan Perikanan Dumai Juniawa Preston Siahaan, A.Pi., M.T.
Ketua IPSI Kota Dumai, Firmanto, S.Sos., mengatakan Dumai Championship 2 tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga bagian dari upaya IPSI dalam meningkatkan pembinaan dan kualitas pesilat, khususnya generasi muda.
Menurutnya, kejuaraan tersebut diharapkan dapat menjadi wadah bagi para pesilat untuk mengasah kemampuan, menambah pengalaman bertanding sekaligus membangun mental juara.
“Kejuaraan ini bukan hanya soal menang dan kalah. Yang paling penting adalah bagaimana para pesilat mendapatkan pengalaman, menjunjung tinggi sportivitas dan terus meningkatkan kemampuan,” ujar Firmanto.
Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta, pelatih, wasit dan juri, panitia, serta berbagai pihak yang telah mendukung terlaksananya Dumai Championship 2 Tahun 2026.
Firmanto berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sehingga semakin banyak bibit-bibit pesilat potensial yang lahir dari Kota Dumai maupun daerah lainnya di Riau.
“Harapan kami, dari kejuaraan ini lahir atlet-atlet berprestasi yang nantinya mampu membawa nama baik Dumai dan Provinsi Riau di tingkat nasional, bahkan internasional,” katanya.
Dengan jumlah peserta yang mencapai 794 orang, Dumai Championship 2 Tahun 2026 sekaligus menjadi bukti bahwa pencak silat masih memiliki tempat yang kuat di tengah masyarakat dan menjadi salah satu cabang olahraga yang potensial dalam mencetak generasi muda berprestasi.(Tribrata)