ORBITBERITA.COM, MERAUKE – Di tengah bentang savana Youram yang menjadi bagian dari Taman Nasional Wasur, beberapa ekor kanguru Papua tampak melompat perlahan di antara rerumputan kering. Pemandangan khas alam timur Nusantara itu bukan sekadar pesona visual—ia adalah penanda bahwa Indonesia masih menyimpan kekayaan fauna ikonik yang jarang dikenal publik.
Kanguru Papua, satu-satunya jenis kanguru yang hidup di wilayah Indonesia, menjadi bagian penting dari ekosistem savana Wasur. Namun keberadaannya kini disebut-sebut semakin terdesak oleh aktivitas manusia yang menggerus ruang hidup mereka.
Seruan dari Pemerhati Satwa: “Kanguru Papua Jangan Hilang dari Negeri Sendiri”
Organisasi pencinta satwa, Ale Wild Foundation, kembali menyuarakan kekhawatiran terhadap masa depan kanguru Papua. Mereka menilai, tekanan terhadap habitat satwa endemik ini meningkat tajam seiring perluasan berbagai aktivitas di sekitar kawasan Merauke.
“Kami berharap pemerintah Indonesia memberi perhatian serius kepada kanguru Papua. Mereka hanya ada di negeri kita. Jangan sampai keberadaannya terancam oleh tangan-tangan nakal pengusaha kebun,” ujar perwakilan Ale Wild Foundation dalam keterangan yang diterima Orbit Berita.
Menurut mereka, lemahnya pengawasan terhadap alih fungsi lahan dapat membuka celah bagi praktik pembukaan lahan yang merusak savana dan mengusir satwa dari habitat alaminya.
Ancaman Perubahan Lahan dan Ekosistem yang Terbelah
Dalam beberapa tahun terakhir, kawasan sekitar Merauke memang menunjukkan peningkatan aktivitas pembangunan dan perkebunan. Meski sebagian legal, beberapa di antaranya dinilai rawan memicu kerusakan bentang savana—yang menjadi satu-satunya rumah bagi kanguru Papua.
Karakter savana Wasur yang luas, terbuka, dan relatif tenang adalah habitat ideal bagi spesies ini. Perubahan bentang alam menjadi area perkebunan dapat mengganggu jalur jelajah, mengurangi ketersediaan pakan, hingga memicu konflik manusia-satwa.
Pentingnya Kehadiran Negara: “Jangan Tunggu Mereka Hilang Baru Bertindak”
Pemerintah pusat maupun daerah memiliki peran vital untuk memperkuat perlindungan kawasan konservasi di Papua. Pengawasan ketat terhadap ekspansi lahan, patroli rutin, hingga sosialisasi kepada masyarakat sekitar dianggap sebagai langkah yang harus dipertegas.
Ale Wild Foundation menegaskan bahwa keberadaan kanguru Papua bukan hanya aset ekologis, tetapi juga simbol identitas satwa Indonesia yang jarang mendapat sorotan.
“Indonesia punya tanggung jawab moral menjaga mereka. Jika kita diam, savana Youram suatu hari mungkin hanya tinggal cerita,” tegas organisasi tersebut.
Savana Youram: Sunyi yang Harus Dijaga
Menjelang senja, hamparan savana Youram memantulkan warna oranye keemasan. Di kejauhan, seekor induk kanguru terlihat menggendong anaknya—sebuah pengingat bahwa kehidupan di taman nasional ini terus bergerak di tengah keterbatasan.
Bagi Ale Wild Foundation, pemandangan itu bukan sekadar keindahan alam, melainkan peringatan bahwa satwa endemik Indonesia sedang meminta ruang untuk tetap hidup.
Penulis: Riko F. Sitompul