Ribuan Warga Mengungsi akibat Banjir dan Longsor di Sumatera Utara, Korban Tewas Mencapai 19 Orang
Sumatera Utara(OB) — Banjir bandang dan longsor yang melanda sejumlah daerah di Sumatera Utara sejak 24 November lalu memaksa ribuan warga meninggalkan rumah mereka. Berdasarkan data sementara yang dihimpun Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Basarnas, sedikitnya 2.851 warga di empat kabupaten/kota terpaksa mengungsi.
Bencana ini melanda wilayah Tapanuli Tengah, Tapanuli Selatan, Tapanuli Utara, dan Kota Sibolga, menyusul hujan deras berkepanjangan yang mengguyur kawasan tersebut. Selain memicu banjir bandang, intensitas hujan tinggi juga menyebabkan tebing-tebing labil di sejumlah titik longsor.
Hingga saat ini , (Juma'at 28/11/2025),19 orang telah dikonfirmasi meninggal dunia, tersebar di empat wilayah terdampak. Tim gabungan masih melakukan proses evakuasi dan pencarian korban, sehingga jumlah korban jiwa maupun pengungsi masih berpotensi bertambah.
Kepala BNPB menyampaikan bahwa prioritas saat ini adalah penyelamatan korban, penyaluran bantuan darurat, serta memastikan area berisiko tetap aman. “Tim di lapangan terus melakukan pencarian dan evakuasi. Akses menuju lokasi terdampak memang terkendala material longsor, tetapi upaya terus dimaksimalkan,” ujarnya.
Sementara itu, pengungsian darurat telah didirikan di sejumlah titik. Para warga yang mengungsi masih membutuhkan bantuan logistik seperti makanan siap saji, selimut, pakaian, serta pelayanan kesehatan dasar.
Hingga berita ini diturunkan, hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi masih berpotensi mengguyur beberapa daerah di Sumatera Utara. Pemerintah daerah dan instansi terkait mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap kemungkinan banjir susulan maupun longsor tambahan.
Otoritas terkait juga mengingatkan perlunya penyelidikan lebih lanjut mengenai pemicu utama bencana, apakah murni akibat cuaca ekstrem atau turut dipengaruhi faktor kerusakan lingkungan akibat deforestasi yang sudah berlangsung lama di sejumlah wilayah di Sumatera.(RLS/Riko)