SIMALUNGUN (OB) – Upaya mendukung program ketahanan pangan nasional yang dicanangkan oleh Prabowo Subianto terus digalakkan hingga ke tingkat daerah. Salah satunya dilakukan oleh jajaran Kepolisian Negara Republik Indonesia melalui Polsek Bosar Maligas di Kabupaten Simalungun.
Pada Kamis (5/3/2026) sekitar pukul 09.00 WIB, Kapolsek Bosar Maligas Iptu Sonni G. Silalahi SH bersama personel turun langsung melakukan monitoring kegiatan penggilingan hasil panen jagung milik kelompok tani di Nagori Parbutaran, Kecamatan Bosar Maligas.
Dalam kegiatan tersebut, Kapolsek didampingi Kanit Sabhara Iptu Jaya Tarigan, Kanit Binmas Aiptu James Simanjuntak, serta Bhabinkamtibmas Aiptu John Mestika.
- Baca Juga Satu Tersangka Ditangkap, Dua Buron
Pastikan Proses Penggilingan Berjalan Lancar
Monitoring dilakukan di lokasi penggilingan yang difasilitasi oleh usaha penggilingan jagung UD. Bornok. Di tempat ini, hasil panen jagung milik kelompok tani setempat diproses menjadi jagung giling untuk kebutuhan pakan dan distribusi hasil pertanian.
Dari kegiatan tersebut, tercatat sekitar 8.418 kilogram jagung berhasil digiling dari hasil panen para petani.
Kapolsek Bosar Maligas mengatakan kegiatan monitoring ini merupakan bentuk dukungan Polri terhadap program pemerintah dalam memperkuat sektor pangan di tingkat daerah.
“Polri hadir untuk memastikan kegiatan pertanian masyarakat berjalan dengan baik, termasuk membantu mengarahkan agar hasil panen petani dapat terserap dan diolah dengan maksimal,” ujarnya.
Polsek Siap Kawal Panen Petani Lainnya
Tidak hanya memantau penggilingan yang sedang berlangsung, jajaran Polsek Bosar Maligas juga berkomitmen untuk terus melakukan monitoring terhadap panen jagung milik kelompok tani lainnya di wilayah Kecamatan Bosar Maligas.
Langkah ini dilakukan agar hasil panen petani dapat difasilitasi untuk digiling di UD. Bornok, sehingga nilai ekonomi hasil pertanian meningkat sekaligus memperkuat ketahanan pangan di tingkat lokal.
Melalui kegiatan tersebut, diharapkan kolaborasi antara aparat kepolisian, pelaku usaha, dan kelompok tani dapat terus terjalin demi menjaga stabilitas pangan masyarakat serta mendukung program strategis pemerintah dalam sektor pertanian. (Tribrata)