Dua huruf hilang akibat longsor usai hujan deras mengguyur kota.

Tugu “Pekanbaru Kota Bertuah” di Simpang Tiga Roboh

Tugu “Pekanbaru Kota Bertuah” di Simpang Tiga Roboh

PEKANBARU(OB) — Salah satu ikon kota di Provinsi Riau, Tugu “Pekanbaru Kota Bertuah” yang berada di kawasan Simpang Tiga, dilaporkan roboh sebagian pada Senin (5/4/2026) sore. Peristiwa ini terjadi setelah hujan berintensitas tinggi mengguyur Pekanbaru sejak sore hari.

Pantauan awak media menunjukkan dua huruf awal pada tulisan “Pekanbaru Kota Bertuah”, yakni P dan E, tidak lagi berada di lokasi semula. Di bagian belakang tugu, tepat di area parit penopang huruf tersebut, terlihat material tanah mengalami longsor cukup dalam. Kondisi ini diduga kuat menjadi penyebab kerusakan struktur yang membuat kedua huruf itu ikut ambruk.

Sejumlah warga yang melintas mengaku baru mengetahui kondisi tersebut setelah hujan mulai mereda. “Pas hujan deras, saya lewat sini. Setelah reda, huruf depannya sudah hilang. Sepertinya tanah di bawahnya amblas,” kata seorang pengendara.

Cuaca ekstrem yang terjadi pada Senin sore disebut menjadi faktor utama. Sebelumnya, Pekanbaru dilanda panas menyengat sepanjang hari, kemudian diguyur hujan lebat yang membuat tanah penopang tugu cepat jenuh dan tidak stabil.

Hingga malam hari, area sekitar tugu telah dipasang garis pembatas untuk mengantisipasi kerusakan lanjutan dan menjaga keselamatan pengguna jalan. Petugas Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Dinas PUPR)  Provinsi Riau mulai melakukan pengecekan awal dan memetakan struktur yang berisiko runtuh.

Tugu “Pekanbaru Kota Bertuah” merupakan salah satu ikon visual yang selama ini menjadi penanda memasuki kawasan penting di Pekanbaru, terutama dari arah Bandara Sultan Syarif Kasim II. Runtuhnya bagian tugu tersebut menjadi sorotan publik dan ramai dibicarakan di media sosial.

Pemerintah Kota Pekanbaru belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait langkah penanganan. Namun, warga berharap perbaikan segera dilakukan agar ikon kota tersebut kembali berdiri kokoh dan tidak membahayakan pengendara yang melintas di salah satu jalur tersibuk di Provinsi itu.

(Riko) 

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index