Jembatan kayu di Kampung Tengah Senepis RT 07, Kelurahan Batu Teritip rusak parah

Warga Dumai Angkat Motor di Jembatan Nyaris Ambruk, Yusuf: Jangan Tunggu Ada Korban

Warga Dumai Angkat Motor di Jembatan Nyaris Ambruk, Yusuf: Jangan Tunggu Ada Korban

DUMAI(OB) –(24/7/26) Potret memprihatinkan terlihat di Kampung Tengah Senepis RT 07, Kelurahan Batu Teritip, Kecamatan Sungai Sembilan, Kota Dumai. Warga terpaksa mengangkat sepeda motor bermuatan saat melintasi jembatan kayu yang kondisinya nyaris ambruk.

Aksi tersebut bukan dilakukan untuk sensasi, melainkan karena jembatan yang menjadi satu-satunya akses menuju kebun dan permukiman sudah rusak berat. Sejumlah papan patah, berlubang, dan tidak lagi mampu menahan beban kendaraan.

Akibatnya, setiap kali membawa hasil kebun, warga harus bergotong royong mengangkat sepeda motor agar tidak terperosok ke bawah jembatan.

Yusuf, warga RT 07 Kampung Tengah Senepis, mengatakan kondisi itu sudah berlangsung cukup lama. Namun hingga kini, belum ada perbaikan sehingga masyarakat terus mempertaruhkan keselamatan setiap hari.

"Kalau membawa hasil kebun, motor harus diangkat bersama-sama karena papan jembatan sudah banyak yang patah. Kami khawatir sewaktu-waktu jembatan ini ambruk dan memakan korban. Kami bukan meminta jembatan yang mewah, cukup jembatan yang layak dilalui. Jangan tunggu ada korban jiwa baru diperbaiki," kata Yusuf.

Menurut Yusuf, jembatan tersebut merupakan urat nadi aktivitas masyarakat. Selain menjadi akses menuju kebun sawit, jembatan itu juga digunakan warga untuk mengangkut hasil panen dan memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Warga berharap Pemerintah Kota Dumai dan instansi terkait segera melakukan perbaikan permanen. Mereka khawatir jika kondisi ini terus dibiarkan, bukan hanya roda perekonomian warga yang terganggu, tetapi juga berpotensi menimbulkan kecelakaan yang merenggut nyawa.

"Kami hanya ingin bisa bekerja dengan aman. Jembatan ini satu-satunya akses kami. Tolong jangan tutup mata dengan kondisi yang kami alami setiap hari," ujar Yusuf.(Tribrata) 

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index