Seminar Jurnalistik Unidum Dorong Integritas Mahasiswa

PWI Dumai Tekankan Integritas Pers Muda

PWI Dumai Tekankan Integritas Pers Muda

DUMAI (OB) – Upaya memperkuat literasi media di kalangan mahasiswa kembali mendapat ruang melalui penyelenggaraan Seminar Jurnalistik Mahasiswa yang digelar oleh PWI Dumai bekerja sama dengan Universitas Dumai, Minggu (12/5/2026). Acara ini turut dirangkaikan dengan Pelantikan Hikma–UKMI 2026–2027 serta kegiatan donor darah sebagai bentuk partisipasi sosial sivitas akademika.

Kegiatan yang berlangsung di aula kampus itu dihadiri puluhan mahasiswa dari berbagai program studi. Seminar ini menghadirkan sejumlah pemateri yang membahas perkembangan jurnalisme, tantangan informasi digital, hingga peran generasi muda dalam menjaga kualitas ruang publik.

Pentingnya Etika dan Verifikasi

Ketua PWI Dumai, Bambang Prayetno, S.H, menekankan bahwa profesi jurnalis tidak hanya ditopang oleh kemampuan teknis, tetapi juga oleh nilai-nilai etika.

“Kecepatan tidak boleh mengalahkan kebenaran. Setiap jurnalis dituntut memastikan akurasi melalui verifikasi yang kuat. Di situlah integritas profesi diuji,” ujar Bambang.

Ia menyebut mahasiswa sebagai calon pewaris dunia pers harus memahami tanggung jawab moral yang melekat pada kerja jurnalistik.

Peran Mahasiswa dalam Ekosistem Informasi

Pemateri berikutnya, Cipto Setyawan, mengajak mahasiswa berani mengambil peran sebagai produsen informasi. Baginya, mahasiswa memiliki kapasitas untuk berkontribusi dalam ekosistem informasi yang sehat.

“Mahasiswa tidak cukup hanya menjadi konsumen berita. Mereka harus belajar menulis, menelusuri data, dan menjaga objektivitas. Kemampuan ini akan menjadi dasar ketika mereka terjun langsung di ruang publik,” ujarnya.

Pandangan Wakil Ketua Bidang Pendidikan PWI Dumai

Wakil Ketua Bidang Pendidikan PWI Dumai, Ganda Jaya Siregar, menilai seminar ini menjadi ruang strategis bagi mahasiswa untuk memahami realitas kerja jurnalistik secara lebih dekat.

“Jurnalisme memiliki proses yang panjang dan bertanggung jawab. Ada cek fakta, ada kesadaran akan dampak sosial informasi. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat menumbuhkan keberanian dan karakter kuat pada calon jurnalis muda,” tutur Ganda.

Ia menambahkan bahwa pihaknya membuka peluang kolaborasi lanjutan dalam bentuk pelatihan maupun pendampingan jika mahasiswa menunjukkan minat yang tinggi.

Literasi Digital Menjadi Tantangan

Pemateri lainnya menyoroti pentingnya literasi digital di tengah derasnya arus informasi. Menurutnya, kemampuan memilah informasi, membaca konteks, dan memahami dampak penyebaran konten menjadi kompetensi penting yang harus dimiliki generasi muda.

Donor Darah Warnai Rangkaian Kegiatan

Selain seminar, kegiatan donor darah yang diikuti mahasiswa, dosen, dan sejumlah undangan turut memberi dimensi sosial dalam rangka memperingati HUT ke-80 PWI dan Dies Natalis Unidum ke-3.

Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi agenda berkelanjutan guna memperkuat kapasitas mahasiswa sekaligus memperluas kontribusi institusi pendidikan terhadap masyarakat.(Riko) 

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index