DUMAI(OB)– Semangat kemerdekaan terasa begitu kuat di SDN 008 Lubuk Gaung, Kecamatan Sungai Sembilan, Kota Dumai, Sabtu pagi(22/8/26). Guru dan siswa tumpah ruah mengikuti jalan santai bertema Merah Putih dalam rangka memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Dengan mengenakan atribut bernuansa merah putih, para peserta berjalan bersama penuh keceriaan. Kegiatan ini tak sekadar menjadi ajang menjaga kebugaran, tetapi juga momentum mempererat kekompakan serta menanamkan semangat nasionalisme kepada para siswa.
Usai jalan santai, kemeriahan berlanjut dengan doorprize yang diperuntukkan bagi seluruh warga sekolah, baik guru maupun siswa. Antusiasme peserta semakin terasa saat pengundian hadiah berlangsung.
Kepala SDN 008 Lubuk Gaung, Lismini S. Hum mengatakan kegiatan tersebut menjadi momentum untuk menjaga kesehatan sekaligus memperkuat kebersamaan seluruh warga sekolah.
“Semoga di usia kemerdekaan RI ke-81 ini, para guru semakin sehat, semangat, dan terus menjadi pelita bangsa. Lewat jalan santai ini kita jaga kebersamaan, jaga kekompakan, demi pendidikan yang lebih baik. Merdeka!”
Menurut Lismini, semangat kemerdekaan harus terus diwariskan kepada generasi muda melalui keteladanan dan pendidikan. Guru tidak hanya bertugas mengajar, tetapi juga menjadi contoh bagi siswa dalam menerapkan sikap disiplin, pantang menyerah dan mencintai tanah air.
“Semoga bapak/ibu guru selalu diberi kesehatan, supaya bisa terus mendidik anak-anak dengan hati yang cerah,” ujarnya.
Ia juga berharap kegiatan kebersamaan seperti jalan santai dapat terus dilaksanakan. Sebab, menurutnya, kebersamaan yang terbangun antara guru, siswa dan orang tua menjadi salah satu kekuatan untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang semakin baik.
“Semoga kegiatan seperti jalan santai ini terus ada, biar guru, murid, dan orang tua makin kompak dan saling dukung,” katanya.
Lebih jauh, Lismini berharap dari lingkungan sekolah lahir generasi penerus yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki akhlak, karakter kuat dan semangat untuk mengisi kemerdekaan.
“Semoga dari tangan guru lahir generasi penerus bangsa yang cerdas, berakhlak, dan siap mengisi kemerdekaan,” tuturnya.
Bagi Lismini, kemerdekaan bukan hanya untuk dirayakan, tetapi juga harus diisi dengan karya, pendidikan dan semangat membangun masa depan bangsa.
“Mari kita jadikan jalan santai ini bukan hanya untuk menyehatkan badan, tapi juga untuk menguatkan rasa nasionalisme. Guru hebat, Indonesia kuat,” tegasnya.(Riko)